HMS Universitas Jember

November 15, 2007

8th Civil Celebration 2007

Filed under: Latest News — hmsunej @ 8:46 pm

Teknik Sipil Universitas Jember berdiri sejak tahun 1999 dimulai dengan pembukaan jurusan Diploma III (D-3), kemudian pada tahun 2002 dibuka untuk jurusan Strata Satu (S-1). Diusia yang sudah 8 (delapan) tahun, Teknik Sipil Universitas Jember sudah mempunyai alumni yang mampu bersaing di kancah dunia kerja. Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Jember, dituntut untuk mampu bersaingan dengan Perguruan Tinggi lainnya, berbagai kegiatan dan perlombaan yang bersifat nasional, Teknik Sipil Universitas Jember ikut andil di dalamnya. Berbagai prestasi mampu diraih untuk mengharumkan almamater Universitas Jember. Kegiatan sosialpun dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.

 

Untuk menampung aspirasi mahasiswa dibentuk Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS). HMS merupakan wujud dari kerja sama dan rasa kekeluargaan dari mahasiswa Teknik Sipil yang terdiri dari berbagai angkatan untuk membawa Teknik Sipil Universitas Jember melangkah lebih baik.

 

Diakhir jabatan kepengurusan HMS periode 2006-2007, HMS mengadakan suatu rangkaian kegiatan sebagai perayaan Dies Natalis VIII Teknik Sipil Universitas Jember (1999-2007). Kegiatan ini diberi nama Civil Flashback. Kegiatan ini berupa pengenalan dan perjalanan memory Teknik Sipil Universitas Jember selama 8 tahun. Di Dalam rangkaian kegiatan Civil Flashbackmelibatkan semua mahasiswa Teknik Sipil, sehingga semua mahasiswa dapat ikut andil di dalamnya.

Dengan demikian, kami berharap kegiatan ini dapat menghasilkan suatu pandangan yang digunakan untuk mewujudkan Teknik Sipil Universitas Jember yang lebih baik selanjutnya dan terbentuk wadah organisasi yang menjalin hubungan yang lebih erat dengan alumni – alumni mahasiswa Teknik Sipil Universitas Jember. Selain itu, kegiatan ini dapat dijadikan sebagai wujud kepedulian sosial terhadap masyarakat serta sebagai tempat untuk menyalurkan bakat dan minat mahasiswa di bidang seni.

 

  1. Tujuan diadakannya kegiatan Civil Flashback” ini adalah sebagai berikut:
  2. Agar mahasiswa mengetahui perjalanan Teknik Sipil Universitas Jember selama 8 tahun (1999 – 2007).
  3. Agar mahasiswa dapat menentukan prospek ke depan untuk membawa Teknik Sipil Universitas Jember yang lebih baik.
  4. Agar terjalin hubungan yang erat dengan alumni – alumni mahasiswa Teknik Sipil Universitas Jember dalam suatu badan organisasi.
  5. Untuk menjadikan mahasiswa yang memiliki rasa kepedulian sosial yang tinggi terhadap masyarakat.

     

    Kompetisi Jembatan Indonesia III, 2007

    Filed under: Latest News — hmsunej @ 8:36 pm

    Jembatan adalah suatu konstruksi yang digunakan untuk meneruskan jalan melalui suatu rintangan yang berada lebih rendah. Rintangan dapat berupa jalan lain (jalan air atau jalan lalulintas biasa (viaduct)).

    Jembatan dapat digolongkan menjadi :

    • jembatan tetap : jembatan kayu, jembatan baja, jembatan beton bertulang, dan jembatan batu,
    • jembatan dapat digerakkan : jembatan angkat, jembatan baskul, jembatan gojah, dan jembatan lipat strauss.

      Masih banyak ragam jembatan jika harus disebut satu persatu. Tingkat kesadaran akan kemampuan dengan kecepatan teknologi sangat dibutuhkan, yang menuntut tidak hanya tahu tapi bisa.

      Jembatan mempunyai arti penting bagi setiap orang. Akan tetapi tingkat kepentingannya tidak sama bagi tiap orang, sehingga akan menjadi suatu bahan studi yang menarik.

      Sebuah dilema di dunia pendidikan jika anak didik hanya tahu teori. Selama ini yang didapat dari teori jembatan adalah mahasiswa dapat mendifinisikan jembatan, menyebutkan macam jembatan, dan merencanakan jembatan. Praktek tidak ada bahkan membayangkan konstruksi jembatan dengan segala komponennya tidak mampu. Padahal tuntutan dunia kerja dan saingan menuntut untuk bisa merencanakan dan melaksanakan. Tuntutan itu bisa terlaksana melalui kerjasama degan pendidikan tinggi yang menetapkan salah satu pilarnya adalah kompetensi berdaya saing nasional bahkan internasional. Tingkat kompetensi dan daya saing dapat tercapai melalui proses pendidikan yang berkualitas dan relevan sehingga dapat menghasilkan lulusan yang berpotensi, tentunya semua itu harus ditunjang dengan atmosfer akademik yang mendukung dari berbagai segi agar mampu berkiprah lebih luas.

      Pada saat yang penting untuk membangun jembatan, akan muncul pertanyaan : jenis jembatan apa yang tepat untuk dibangun? Dari catatan desain, ada banyak kemungkinan. Sehingga kreatifitas dan kemampuan perencanaan memainkan peranan besar dalam menjawab pertanyaan. Melalui lomba antar perguruan tinggi Kompetisi Jembatan Indonesia yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Jakarta dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi ini diharapkan akan mampu meningkatkan kreatifitas dan inovasi dosen dan mahasiswa di bidang jembatan dan dapat menerapkan saat pembangunannya, karena itu dibutuhkan juga pengelolaan manajemen yang tepat sehingga waktu dan alokasi dana dapat dioptimalisasikan.

      Civil SoftSkill+

      Filed under: Latest News — hmsunej @ 7:50 pm

      Kata ”pendidikan” yang selama ini kita dengar, selalu dipakai dalam dua arti, yaitu pendidikan (education, opvoeding) dan pengajaran (teaching, onderwijs). Pendidikan sendiri selalu dikaitkan dengan pembinaan generasi muda dan mempersiapkannya menjadi penerus bangsa. Benarkah memang demikian tujuan pendidikan? Menurut J. Drost, SJ, tujuan pendidikan dan pengajaran adalah membantu seseorang menjadi dewasa dan mandiri dalam kehidupan bermasyarakat. Seseorang mencapai kematangan, baik intelektual maupun emosional, untuk dapat menempuh pola belajar tersier yaitu akademi atau profesional. Teras dari kematangan itu adalah kemampuan bernalar dan bertutur yang telah terbentuk, mampu secara bebas menyampaikan pendapatnya dengan kritis, mampu menilai kesimpulan-kesimpulan tanpa terbawa arus perasaan, menjadi orang yang berkomitmen, berani melibatkan diri, mempunyai rasa memiliki, menjadi manusia bebas; bebas memilih belajar, bebas memilih karier, bebas memilih cara hidup, bebas memilih teman hidup, hingga bebas lepas dari bimbingan orang tua.

       

      Secara alami manusia akan mengalami bertambahnya usia, yang juga berdampak pada fase pendidikan dan pengajaran yang dialami. Fase pendidikan tinggi ditempuh di perguruan tinggi dengan sistem yang berbeda dari fase-fase pendidikan sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh fase pendidikan tinggi diarahkan pada akademi atau profesional. Manusia dibentuk pada kematangan dan pola pikir yang terarah, cara belajarnya pun lebih diutamakan pada sikap kemandirian, kerja keras, kesadaran, dan berusaha memberikan sesuatu yang terbaik.

       

      Mahasiswa sebagai elemen utama dalam sistem pedidikan tinggi, dibentuk menjadi seorang yang matang dalam berpikir, berperilaku, dan dapat membawa masyarakat ke arah yang lebih baik. Dalam hal ini, posisi mahasiswa dituntut untuk mengabdi pada masyarakat. Sederet harapan tersebut menjadikan mahasiswa untuk dapat berperan aktif dalam bermasyarakat dan bernegara, serta sebagai pembawa perubahan ke arah yang lebih baik. Sosok mahasiswa ideal tersebut yang harus ada pada setiap diri mahasiswa, tak terkecuali bagi mahasiswa yang saat ini mempelajari ilmu teknik sipil di Universitas Jember. Di masa datang, mahasiswa yang saat ini sedang belajar ilmu teknik sipil akan menjadi penentu arah kebijakan yang berkaitan dengan pembangunan segala infrastuktur di negeri ini. Tentunya infrastukur tersebut menyangkut hajat hidup rakyat.

       

      Pencapaian ke arah tersebut harus didukung oleh proses belajar yang berkualitas dan pengetahuan teknologi yang maksimal. Usaha tersebut dapat diawali dengan membangun iklim akademik yang kondusif yang dapat menimbulkan rasa nyaman bagi mahasiswa dalam menempuh perkuliahan, sehingga memunculkan rangsangan dan semangat dari mahasiswa untuk terus belajar dan memahami segala sesuatu. Dimulai dari semangat belajar dan keinginan menciptakan iklim akademik yang lebih baik, Himpunan Mahasiswa Sipil Universitas Jember berusaha melahirkan sebuah karya yang dimaksudkan sebagai usaha peningkatan kualitas mahasiswa, dimulai dari lingkup terkecil keilmuan, yaitu penguasaan aplikasi komputer terapan bidang ilmu teknik sipil. Diharapkan hasil dari kegiatan ini akan melahirkan lebih banyak lagi mahasiswa yang mempunyai kemampuan khusus di bidang aplikasi komputer terapan dan yang utama adalah terciptanya iklim akademik yang positif, sehingga proses ke arah pencarian ”jati diri” sebagai mahasiswa ideal dapat tercapai. Jati diri menjadi satu modal utama untuk menjadi mahasiswa yang dewasa dalam bersikap, matang dalam intelektual maupun emosional, dan kritis dalam berpikir.

      Nama kegiatan ini adalah CIVIL SOFTSKILL +”. Civil artinya ilmu teknik sipil, Softskill artinya kemampuan seseorang yang menyangkut kualitas mental dan arah kompetensi, dan + artinya menuju arah peningkatan. Jadi, CIVIL SOFTSKILL +” mempunyai makna usaha peningkatan kualitas mahasiswa dalam pembangunan mental dan kemampuan sesuai kompetensinya melalui penguasaan aplikasi komputer terapan bidang ilmu teknik sipil. 

       

       

       

      November 11, 2007

      Lomba AutoCAD 2006, Politeknik Negeri Malang

      Filed under: Latest News — hmsunej @ 8:22 pm

               Salah satu tujuan untuk meningkatkan kemampuan individu dan kualitas keahlian yaitu, dengan menguasai berbagai bidang keilmuan. HMS Universitas Jember merasa terpanggil dengan ajakan itu. Sudah sepatutnyalah kita dedikasikan ilmu yang kita peroleh dengan langkah kongkrit dan nyata. Sebagai mahasiswa dan akademisi, sebagai pembaharu dan reformanian, kami melangkahkan kaki untuk menggapai tujuan yaitu kemenangan. Lomba AutoCAD Nasional Politeknik Negeri Malang adalah jawaban perjuangan kami. Betapa kesuksesan itu tidak didapat dengan mudah dan gampang. Butuh pengorbanan fisik,materi, dan waktu untuk meraihnya. Hari ini telah kami buktikan bahwa kami sudah sepatutnyalah diperhitungkan. Dengan kerjasama dan kekompakan sebuah tim, tantangan sebesar apapun, hanyalah sebuah tangga menuju tantangan yang lebih besar lagi. Tim AutoCAD I dan II HMS Universitas Jember telah berjaya dirumah orang. Kini giliranmu mempertahankan dan membuktikan bahwa hanya kita saja yang patut menyandang gelar itu. BAJA BETON, HIDUP SIPIL!!!!!!

      November 10, 2007

      Bakti Sosial III, Desa Kemuning Lor, Rembangan

      Filed under: Latest News — hmsunej @ 10:39 pm

                  Persiapan pelaksanaan kegiatan sudah dipersiapkan 2 (dua) bulan sebelum hari H. Survey  dan jalinan komunikasi dengan pihak yang bersangkutan dalam hal ini adalah  UPT Perkebunan Kec. Garahan, UPT Peternakan Rembangan, dan UPTD Wilayah III Arjasa, sudah dilakukan jauh – jauh sebelumnya, sehingga proses surat – menyurat dan Humas dapat berjalan cepat dan lancar. Namun dari tiga tempat yang dituju, Hanya UPTD Wilayah III Arjasa yang bersedia memberi tempat untuk melaksanakan kegiatan ini. Dan yang menjadi lokasi pembuatan batas desa adalah di Dusun Rayap, Desa Rembangan

      Bahwasanya  kegiatan ini bersifat berkesinambungan Adapun  bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Sipil adalah :

      1. Pembuatan batas dusun
      2. Pembagian pakaian layak pakai dan buku bekas layak pakai.
      3. Pembagian beras kepada penduduk kurang mampu.
      4. Pelatihan Pengembangan Kepemimpinan
      5. Outbond Managemen Game
      6. Pengukuhan mahasiswa Teknik Sipil yang baru.

      Bakti Sosial II, Desa Tancak, Kec. Panti

      Filed under: Latest News — hmsunej @ 10:36 pm

      Memperhatikan perkembangan dan dinamika masyarakat dalam pembangunan, perlunya mengakomodasikan seluruh potensi bangsa tanpa mendasarkan pada eklusifisme kelompok dan golongan. Pembangunan harus digerakkan dengan semangat persatuan dan kesatuan, sehingga dapat mensinergikan semua potensi yang ada. Adanya modal tersebut diharapkan tantangan dan hambatan dalam mencapai tujuan bersama dapat diantisipasikan untuk kemudian dicari solusinya.

      Berkembangnya informasi yang cukup pesat di Indonesia mampu memunculkan bentuk-bentuk kreatifitas dan gaya hidup beraneka ragam yang menunjukkan idealis di kalangan muda sekarang. Sehubungan dengan pengembangan Program Studi Teknik perlu adanya koreksi diri dan evaluasi dari pihak luar, dengan adanya kedua parameter tersebut kami mencoba untuk menuangkan dalam sebuah bentuk kegiatan. Dengan adanya pembelajaran seperti ini, maka Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) Program Studi Teknik Universitas Jember bersama jurusan Teknik Sipil Program Studi Teknik Universitas Jember mengadakan kegiatan “BAKTI SOSIAL II HIMPUNAN MAHASISWA SIPIL 2005“.

      The Silver is the New Black Theme. Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

      Ikuti

      Get every new post delivered to your Inbox.